Kewajban Pertama Bagi Seorang Hamba
Allah Ta'ala berfirman,
"Maka ketahuilah bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang orang Mukmin, laki-laki dan perempuan, dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat kamu tinggal." (Muhammad [47]: 19)
"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus seorang rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan), "Sembahlah Allah (saja) dan jauhilah thaghut. Maka di antara itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesusahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul)." (An-Nahl [16]: 36)
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu, dia berkata, "Ketika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengutus Mu'adz ke Yaman, beliau bersabda, "Kamu akan menghadapi kaum dari kalangan Ahli Kitab, maka hendaknya yang kamu serukan pertama kali kepada mereka adalah agar mereka mentauhidkan Allah Ta'ala." (HR. Al-Bukhari)
Sumber:
Asy-Syaikh Khalil Lagi As-Sihli, Al-Fawa'id Al-Jaliyyah fi Tauhid Rabb Al-Bariyyah
Komentar
Posting Komentar