Rukun Ibadah

Ibadah memiliki tiga rukun, yakni hubb (kecintaan), raja' (pengharapan), dan khauf (rasa takut).

Sebagian salaf berkata, "Ketahuilah bahwa penggerak hati menuju ke Allah 'azza wa jalla itu ada tiga, yakni muhabbah (cinta), khauf (takut), dan raja' (harap). Yang paling kuat di antara ketiganya adalah mahabbah. 

Cinta itulah tujuan yang sebenarnya, karena ia diharapkan terus ada di dunia dan akhirat. Berbeda dengan takut, karena kelak, takut akan hilang di akhirat.

Rasa takut yang dikehendaki adalah rasa takut yang mampu menahan dan mencegah agar hamba tidak keluar dari jalan kebenaran.

Rasa cinta akan menjaga seorang hamba dalam perjalanannya menuju Dzat yang dicintainya. Perjalanan menuju Dzat yang dia cintai akan tergantung pada lemah dan kuatnya rasa cinta.

Rasa takutlah yang mencegahnya melenceng dari jalan yang seharusnya, dan rasa harap menuntunnya.

Inilah kaida penting yang harus diperhatikan oleh setiap hamba, karena peribadahan tidak akan berhasil tanpanya. Setiap orang harus menjadi pengabdi kepada Allah, bukan kepada selain-Nya. (Majmu Al-Fatawa)

Berkaitan dengan firman Allah Ta'ala, "Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Rabb mereka, siapalah di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan mengharapkan rahmat-Nya, dan takut akan adzab-Nya. Sesungguhnya adzab Rabb-mu adalah suatu yang (harus) ditakuti." (Al-Isra' [17]: 57)

Sebagian mufassir berkata, "Mencari jalan-Nya, maknanya adalah mencari kedekatan kepada-Nya dengan peribadahan dan kecintaan. Allah menyebutkan tiga tingkatan keimanan yang menjadi pondasi bangunannya, yaitu cinta, takut, dan harap." (Madarij As-Salikin)


Sumber:

Asy-Syaikh Khalil Lafi As-Sihli, Al-Fawa'id Al-Jahiliyyah fi Tauhid Rabb Al-Bariyyah

Komentar