Keadaan Orang yang Menyembah Selain Allah
Orang yang menyembah selain Allah dan mengira bahwa dia tidak menyembah mereka maka statusnya tidak akan terlepas dari tiga keadaan:
Pertama, dia bodoh terhadap hakikat ibadah. Dalam keadaan seperti ini, hendaknya dijelaskan kepadanya hakikat ibadah. Pada intinya, orang yang melakukan sebagian ibadah kepada selain Allah berarti telah berbuat syirik kepada Allah.
Kedua, dia menafsirkan ibadah dengan tafsiran yang salah. Dalam kondisi seperti ini hendaknya dijelaskan kepadanya makna ibadah yang benar. Pada intinya, dia tidak boleh melakukan ibadah kepada selain Allah.
Ketiga, dia mengetahui hakikat ibadah dan juga mengetahui bahwa melakukan ibadahnya kepada selain Allah merupakan bentuk kesyirikan, tetapi dia terus nekat melakukannya. Orang seperti ini termasuk pendurhaka dan sombong, tidak akan bermanfaat baginya ayat-ayat maupun peringatan.
(Asy-Syaikh Khalil Lafi As-Sihli, Al-Fawa'id Al-Jahiliyyah fi Tauhid Rabb Al-Bariyyah)
Komentar
Posting Komentar